[Internasional] Ketegangan Laut Cina Selatan Berlanjut, Filipina dan AS Selesaikan Patroli Maritim Bersama
B
bellala 央廣@@3 jam lalu
Di tengah ketegangan yang terus berlanjut di Laut Cina Selatan, militer Filipina dan Amerika Serikat telah menyelesaikan latihan patroli bersama keempat mereka di Laut Cina Selatan tahun ini, dengan kode nama 'Kegiatan Kerja Sama Maritim' (MCA), yang semakin meningkatkan kemampuan operasional terkoordinasi maritim kedua angkatan.
Militer Filipina mengumumkan hari ini (20) bahwa patroli bersama ini dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Filipina dan Komando Indo-Pasifik AS (USINDOPACOM) dari tanggal 14 hingga 19 di 'Laut Filipina Barat', sebagai bagian dari pendalaman kerja sama pertahanan antara kedua belah pihak.
'Laut Filipina Barat' adalah sebutan resmi Filipina untuk wilayah perairan yang diklaimnya di Laut Cina Selatan, membentang sejauh 200 mil laut dari garis pangkal laut teritorialnya sebagai zona ekonomi eksklusif.
Baru-baru ini, militer dan penjaga pantai Filipina merilis foto-foto yang menuduh Tiongkok mengerahkan platform terapung yang mencurigakan di Scarborough Shoal (yang disebut Taiwan sebagai Democratic Reef), menimbulkan kekhawatiran bahwa ini bisa menjadi awal dari pembangunan pulau buatan oleh Tiongkok.
Selama latihan patroli bersama, pihak Filipina mengerahkan kapal fregat rudal BRP Diego Silang, jet tempur ringan FA-50, pesawat pengintai C-208B, helikopter AW109, helikopter serbaguna Sokol, dan dua kapal penjaga pantai.
Sementara itu, pihak AS mengerahkan pesawat patroli maritim P-8A Poseidon dan dua kapal patroli Penjaga Pantai AS, dengan partisipasi dari Resimen Tempur Pesisir ke-3 Marinir.
Latihan tersebut mencakup latihan seperti pencarian dan penyelamatan, pemeriksaan kapal, komunikasi, taktik area, tembakan gabungan, dan fotografi maritim.
Militer Filipina menyatakan bahwa ini adalah latihan MCA keempat antara Filipina dan AS tahun ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional terkoordinasi, memperkuat kesadaran domain maritim, dan menunjukkan dukungan terhadap 'tatanan internasional berbasis aturan' di kawasan Indo-Pasifik.
Filipina mulai melakukan patroli bersama MCA secara teratur dengan Amerika Serikat pada November 2023, dan pada April 2024, memperluasnya menjadi 'Kegiatan Kerja Sama Maritim Multilateral' (MMCA), mengundang negara-negara sepaham seperti Jepang, Kanada, Australia, dan Selandia Baru untuk berpartisipasi.
Di sisi lain, Angkatan Laut Filipina hari ini juga mengumumkan bahwa kapal fregat rudal BRP Miguel Malvar, dalam perjalanan menuju Hawaii untuk berpartisipasi dalam latihan Rim of the Pacific (RIMPAC), juga melakukan latihan pertahanan udara gabungan dengan kapal perang dari Jepang, Singapura, dan Italia pada tanggal 18.
Angkatan Laut Filipina menyatakan bahwa kapal Jepang melepaskan drone untuk mensimulasikan target terbang rendah yang bermusuhan, yang kemudian ditembak jatuh oleh masing-masing kapal untuk menguji kemampuan integrasi sistem pertahanan udara. (Editor: Liu Xianghua)
Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?
0 orang bereaksi