Skip to main content
RtiRtiTalk
Berita terkiniMasuk

Pilihan EditorPanduan Hidup

Ratusan juta orang terjebak dalam lubang hitam utang, Bloomberg: 10 triliun utang macet rumah tangga menjadi ranjau tak terlihat bagi pemulihan ekonomi Tiongkok

B
bellala 央廣@@2 jam lalu
Risiko keuangan konsumen di Tiongkok terus meningkat. Analisis terbaru dari firma riset Gavekal Dragonomics menunjukkan bahwa pada akhir tahun 2025, skala utang rumah tangga yang bermasalah di Tiongkok akan melonjak hingga setidaknya RMB 2,22 triliun (sekitar NT$10,37 triliun), naik 21% secara tahunan, mencapai rekor tertinggi baru. Diperkirakan hingga 100 juta orang dewasa Tiongkok mengalami masalah utang macet, menyumbang sekitar 10,6% dari populasi dewasa nasional, membentuk krisis keuangan tersembunyi yang dapat menghambat pemulihan ekonomi Tiongkok. Bloomberg News melaporkan bahwa dari kartu kredit hingga hipotek, pinjaman konsumen bermasalah di Tiongkok telah melonjak dalam beberapa tahun terakhir. Menurut data Gavekal Dragonomics, utang rumah tangga bermasalah melonjak pesat sebesar 21% tahun lalu, mencapai rekor tertinggi setidaknya RMB 2,22 triliun (sekitar USD 329 miliar, NT$10,37 triliun). Karena pihak berwenang Tiongkok telah berhenti mempublikasikan statistik keseluruhan tentang pinjaman pribadi yang macet dan gagal bayar, Gavekal Dragonomics memperkirakan hal ini dengan menganalisis laporan keuangan dari 26 bank dan sumber data lainnya. Sementara itu, Lembaga Riset Keuangan Universitas Zhejiang menunjukkan bahwa lembaga keuangan Tiongkok mungkin perlu menangani hingga RMB 2 hingga 3 triliun utang pribadi bermasalah setiap tahunnya.

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

0 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar