Skip to main content
RtiRtiTalk
Berita terkiniMasuk

[Internasional] Uji Coba Bebas Visa Filipina Hampir Setahun, Turis Taiwan Naik 12% dalam 5 Bulan Pertama

B
bellala 央廣@@3 jam lalu
Statistik terbaru dari Departemen Pariwisata Filipina (DOT) menunjukkan bahwa dari Januari hingga Mei tahun ini, turis Taiwan ke Filipina melebihi 90.000 orang, meningkat 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Taiwan menempati peringkat ke-7 di antara negara sumber turis internasional utama Filipina, dan pelaku industri percaya bahwa kebijakan bebas visa mungkin menjadi salah satu faktor pendorong. Menurut data DOT, Filipina menyambut total 2.526.629 wisatawan asing dari Januari hingga Mei tahun ini, meningkat 8,34% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Dalam hal pasar sumber utama, Korea Selatan tetap menjadi sumber turis internasional terbesar Filipina, dengan 499.944 kedatangan dalam lima bulan pertama tahun ini, menyumbang 18,24% dari total turis asing. Namun, angka ini turun 9,58% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Amerika Serikat berada di peringkat kedua dengan 480.813 turis, naik 8,50% dari tahun ke tahun, menyumbang 17,54% dari turis asing. Jepang berada di peringkat ketiga dengan 204.726 turis, naik 7,89%, menyumbang 7,47% dari turis asing. Turis Tiongkok berada di peringkat keempat dengan 186.860 kedatangan, meningkat 63,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menandai tingkat pertumbuhan tertinggi di antara 10 pasar pariwisata internasional teratas. Australia dan Kanada masing-masing berada di peringkat kelima dan keenam. Taiwan berada di peringkat ketujuh, dengan 93.727 kedatangan ke Filipina dari Januari hingga Mei tahun ini, menyumbang 3,42% dari pasar turis asing Filipina. Angka ini meningkat 12% dari 83.685 kedatangan pada periode yang sama tahun lalu. Dari segi kinerja bulanan, turis Taiwan mencapai puncak 27.463 pada bulan Februari, bulan tertinggi sejauh tahun ini. DOT belum menganalisis alasan pertumbuhan turis Taiwan, tetapi Filipina telah merintis pengobatan bebas visa 14 hari untuk pelancong Taiwan sejak Juli tahun lalu, yang diyakini oleh pelaku industri pariwisata sebagai faktor pendorong. Kebijakan bebas visa untuk Taiwan akan berakhir pada akhir Juni tahun ini, dan pelaku industri menyatakan bahwa beberapa warga Taiwan telah mulai menanyakan perpanjangannya. Negara-negara lain dalam 10 pasar pariwisata internasional teratas termasuk Inggris Raya, Singapura, dan India. Menteri Pariwisata Filipina, Maria Esperanza Cristobal-Uy, baru-baru ini menyatakan pada acara yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang Amerika bahwa pemerintah Filipina sedang mempromosikan berbagai langkah, termasuk meningkatkan konektivitas transportasi, memperluas pengalaman pariwisata, dan mendorong partisipasi aktif sektor swasta dalam pengembangan industri pariwisata. Dia menekankan bahwa pariwisata dimulai dengan kemudahan transportasi. Jika sulit bagi wisatawan untuk mencapai tujuan mereka, pengembangan pariwisata akan menjadi setengah usaha dengan hasil dua kali lipat. Oleh karena itu, DOT akan berkolaborasi dengan Departemen Perhubungan, maskapai penerbangan, dan operator pariwisata untuk secara aktif membuka rute baru. Selain meningkatkan kemudahan transportasi, pemerintah Filipina juga akan memperkuat pengembangan pasar pariwisata bernilai tambah tinggi, termasuk MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions), pariwisata kuliner, pariwisata kesehatan dan kebugaran, pariwisata pendidikan, dan pariwisata pensiun. Cristobal-Uy menyatakan bahwa tujuan Filipina bukan hanya untuk menarik lebih banyak wisatawan, tetapi juga berharap setiap kunjungan mereka akan lebih lama, dengan pengeluaran lebih banyak, dan interaksi yang lebih dalam dengan komunitas lokal. (Editor: Chung Chin-lung) Sumber Tautan: https://www.rti.org.tw/news?uid=3&pid=215574

Bagaimana perasaan Anda tentang artikel ini?

0 orang bereaksi

Komentar (0)

Belum ada komentar